Tampilkan postingan dengan label manajemen dsb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen dsb. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2017

Macam-Macam Pekerjaan Kantor Yang Dikerjakan dengan perangkat lunak



1.    Ciri-Ciri Pekerjaan Kantor dan Program Aplikasi yang Digunakan
sebelum kita jauh melangkah pada pembahasan, sebaiknya kita mengetahui bagaimana ciri-ciri dari pekerjaan kantor sehingga kita bisa lebih memahami pekerjaan yang pengerjaannya dikerjakan dengan menggunakan aplikasi perangat lunak. Ada 3 ciri utama dari pekerjaan kantor ini yaiut bersifat pelayanan, bersifat terbuka dan luas dan dilaksanakan oleh semua pihak dalam organisasi.
a)        Pekerjaan kantor yang bersifat pelayanan

Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak dalam mengolah dokumen/ naskah



Pengertian Pekerjaan Kantor



O
rang sering mengidentikkan bekerja dalam kantor selalu menyenangkan, tidak perlu kerja keras, tidak membutuhkan banyak tenaga ataupun pekerjaan yang dilakukan pasti hanya santai-santai duduk di belakang meja dan bermain komputer. Padahal jika kita telaah lebih jau, pekerjaan kantor tidak selalu seperti itu.
1.      Arti Bekerja
Secara harfiah, arti bekerja adalah melakukan suatu kegiatan yang disengaja untuk mencapai tujuan tertentu sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan  mengikuti  perencanaan  dan  prosedur  kerja  yang  telah ditetapkan. Prosedur kerja merupakan rangkaian tata kerja yang berkaitan satu sama lain,  sehingga  menunjukan  adanya  suatu  urutan tahap demi tahap serta jalan yang harus ditempuh dalam   rangka penyelesaian suatu bidang tugas. Dalam melakukan pekerjaan tersebut  dapat  dilakukan dengan  menggunakan mesin, alat atau metode-metode lain yang dikerjakan dengan tangan. Bagi seorang pegawai kantor, bekerja diartikan sebagai suatu kegiatan / tugas  dengan  berpedoman  pada  prosedur  yang  dilakukan  dengan proses  kerja  sama,  karenanya  setiap  pegawai  kantor  terkait  pada prosedur kerja.

Jumat, 12 Oktober 2012

Jenis-jenis perangkat lunak




Di dalam perangkat lunak terdapat 3 sub sistem yang mendukung perangkat lunak ini, tiga komponen itu adalah sistem operasi, bahasa pemrograman dan program aplikasi. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu komponen tersebut.

1.    Sistem Operasi

Kamis, 20 September 2012

Pendapatan dan pengeluaran negara


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Pendapatan nasional merupakan suatu alat ukur bagi tinggi rendahnya tingkat hidup atau kemakmuran suatu bangsa. Secara kuantitatif tingkat hidup atau kemakmuran suatu bangsa itu ditentukan oleh perbandingan antara jumlah pendapatan nasional dengan jumlah penduduknya. Konsep ini biasa kita kenal dengan istilah pendapatan perkapita. Walaupun pendapatan perkapita itu sendiri belum meggambarkan tingkat kemakmuran seluruh masyarakat

Kamis, 13 September 2012

MENGURUS/MENJAGA SISTEM DOKUMEN



A.      Indeks
1.        Pengertian Indeks
a.       Secara umum, indeks diartikan sebagai alat bantu untuk menentukan suatu tempat.
b.      Dari segi perpustakaan, indeks diartikan sebagai katalogisasi mengenai, judul buku, deskripsi buku, judul masalah, nomor klasifikasi, dan penyusunan dalam penempatan buku sesuai dengan klasifikasinya.
c.       Dari segi kearsipan, indeks diartikan sebagai petunjuk atau tanda pengenal untuk memudahkan dalam penentuan tempat penyimpanan arsip, sehingga ketika Anda membutuhkan arsip tersebut maka dengan mudah dapat ditemukan kembali.

DASAR SURAT MENYURAT


A.    Bahasa Surat Niaga dan Surat Dinas.
Komunikasi melalui bahasa surat merupakan pesan  yang dikomunikasikan secara tertulis.
Agar komunikasi melalui surat menjadi lebuh efektif dan mampu menyampaikan pesan dengan tepat serta pembaca juga dapat memberikan respon yang positif terhadap isi pesan yang disampaikan oleh penulis, maka penulis harus menggunakan susunan kalimat dengan pilihan kata, ejaan, serta tanda baca (fungtuasi) yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Nada surat harus simpatik, sopan, menarik, luwes tapi lugas dan penulis harus menghindari pemakaian kata yang kurang tepat, yang bermakna ganda atau yang dapat menyinggung perasaan orang lain.

MENGIDENTIFIKASI DOKUMEN-DOKUMEN KANTOR.



A.    Pengertian Dokumen
Dokumen adalah surat-surat atau benda-benda yang berharga, termasuk rekaman yang dapat dijadikan sebagai alat bukti untuk mendukung keterangan supaya lebih meyakinkan.
Dokimentasi adalah kegiatan mencari, mengumpulkan, menyusun, menyelidiki, meneliti dan mengolah serta memelihara dan menyiapkan dokumen baru sehingga lebih bermanfaat.
Dari definisi di atas terlihat bahwa dokumen itu lebih luas daripada surat. Surat hanya sbagian kecil dari dokumen.
Dalam bidang administrasi perkantoran, sebagian besar dokumennya memang berupa surat.

Minggu, 29 Juli 2012

• Jenis-jenis peralatan yang digunakan dalam rangka pengumpulan data/informasi


1.       PERALATAN KANTOR

Sebuah kantor tak bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya peralatan kantor yang memadai sesuai dengan kebutuhan. Memfasilitasi kantor dengan mesin-mesin modern bertujuan untuk mencapai produktifitas pekerjaan kantor yang seefisien mungkin secara tenaga, biaya maupun waktu. Oleh karenanya penggunaan peralatan dan mesin-mesin kantor yang tepat sangatlah penting dalam sebuah perusahaan.
Menurut Ensiklopedi Administrasi, perlengkapan kantor (office equipment) adalah segenap benda yang dipergunakan untuk membantu kelancaran tugas-tugas tata usaha, yang terdiri perabot kantor, mesin kantor, bekal kantor dan hiasan kantor.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, peralatan kantor berarti sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud dan tujuan. Jadi, dapat dikatakan bahwa peralatan kantor merupakan suatu media dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan dengan peralatan atau perlengkapan kantor adalah suatu sarana dan prasarana yang dapat memperlancar atau mempercepat pelaksanaan perkerjaan kantor.


        I.            Peralatan

Selain perabot yang disebut pada bagian terdahulu, dapat pula disebutkan adanya peralatan (facilities) kantor seperti pesawat telpon, pesawat pendikte (dictaphone), pesawat pemanggil (megaphone), pesawat radio, pesawat TV, pesawat perekam suara (tape recorder), papan tulis, gambar kepala negara, peta bumi, globe dan sebagainya. Perlu ada pedoman tertentu tentang penempatan fasilitas tersebut serta penggunanya, disamping untuk memenuhi ketentuan jabatan seseorang, asas keserasian, juga tetap perlu diperhatikan untuk meningkatkan efesiensi.

      II.            Mesin Kantor

Mesin kantor merupakan salah satu alat penunjang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan efesien. Mesin-mesin kantor adalah sebuah alat yang dipergunakan untuk menghimpun, mencatat dan mengolah bahan-bahan, data ataupun keterangan dalam suatu pekerjaan tata usaha yang cara kerjanya bersifat mekanik, elektrik dan magnetik.
Dewasa ini, di kalangan dunia usaha, banyak perusahaan, baik perusahaan, baik pemerintahan maupun swasta yang dalam usahanya, semakin mengandalkan mesin kantor guna memungkinkan didapatkan hasil yang optimal. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, menuntut manusia untuk bertindak semakin cepat dengan memperhatikan efesiensi disegala bidang. Menghadapi perkembangan tersebut, tentu saja diperlukan usaha untuk memiliki keterampilan menggunakan mesin-mesin kantor akan mendapat keuntungan serta manfaat yang banyak.
Hal penting dalam rangka memilih sarana perkantoran yang akan dipakai adalah fungsi alat termaksud beserta jaminan dari pihak penjual terutama yang menyangkut masalah pembelian, pengadaan suku cadang, bahan yang dipakai serta pelayanan perbaikan kerusakan yang cepat dan tidak membuat banyak kesibukan.

• Konsepsi tatausaha sebagai pekerjaan perkantoran


1.       PEKERJAAN PERKANTORAN

Pengertian Pekerjaan Kantor

·         Arti Bekerja
Secara harfiah, arti bekerja adalah melaksanakan suatu kegiatan. Namun kegiatan yang dimaksud terfokus untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan mengikuti perencanaan dan prosedur kerja yang telah ditetapkan. Prosedur kerja adalah rangkaian tata kerja yang berkaitan satu sama lain, sehingga menunjukan adanya suatu urutan tahap demi tahap serta jalan yang harus ditempuh dalam rangka penyelesaian sesuatu bidang tugas. Melakukan bidang pekerjaan tersebut dapat diadakan dengan menggunakan mesin, alat hitung atau metode-metode lain yang dikerjakan dengan tangan. Bagi seseorang pegaai kantor, arti bekerja adalah suatu kegiatan / tugas dengan berpedoman pada prosedur yang dilakukan dengan proses kerja sama, karenanya setiap pegawai kantor terkait pada prosedur kerja.

·         Jenis-jenis Pekerjaan Kantor
Arti pekerjaan kantor adalah mengatur dan mencatat kejadiankejadian yang dijalankan sehingga menjadi keterangan yang berguna. Melaksanakannya dilakukan dengan menggunakan alat baik mesin - mesin maupun manual, sehingga membantu mutu pekerjaan, memudahkan pengawasan dan menghemat biaya, tenaga, dan waktu. Apabila diteliti lebih lanjut tentang kegiatan yang dapat dilakukan, maka pekerjaan kantor dapat dibagi dalam kelompok sebagai berikut:

                   i.      Mengumpulkan / meghimpun , yaitu kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan di mana-mana, menjadi siap dipergunakan bila mana diperlukan.
                 ii.      Mencatat, yaitu kegiatan membubuhkan dengan berbagai macam peralatan sesuai dengan perkembangan teknologi modern dan kebutuhan keterangan yang diperlukan, sehingga wujudnya langsung siap pakai.
               iii.      Mengolah, yaitu macam-macam kegiatan mengerjakan keterangan dengan maksud menyajikan dalam bentuk yang lebih berguna.
               iv.      Menggandakan, yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat, sebanyak jumlah yang diperlukan.
                 v.      Menyimpan, yaitu kegiatan menaruh atau melekatkan dengan berbagai cara dan alat tempat tertentu sehingga sistematis dan aman.
               vi.      Pengelompokan Pekerjaan Kantor Di atas, merupakan tugas - tugas rutin dan bekesinambungan serta dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan kebutuhan, antara lain berupa pekerjaa tulis - menulis, mengetik, menghitung, membuat jadwal, grafik, dan chard.

Lingkup manajemen perkantoran


1.     PENGERTIAN DAN LINGKUP MANAJEMEN PERKANTORAN
Manajemen perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tjuan - tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu. Ini bersangkut paut dengan peredaran hidup data dan keterangan perusahaan dari sejak penciptaannya melalui pemeliharaan, penyebaran, dan penyimpanannya kalau memiliki nilai tetap atau pemusnahannya kalau usang.
Dari definisi diatas bahwa jelaskan bahwa manajemen perkantoran adalah fungsi tertentu. Fungsi adalah sekelompok tugas pekerjaan meliputi sejumlah aktifitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat-sifatnya, pelaksanaannya atau karena merupakan suatu urutan ataupun secara praktis saling tergantung  satu sama lain.
            Fungsi yang disebut manajemen perkantoran menurut para ahli itu meliputi rangkaian aktifitas sebagai berikut:
a.      Manajemen dan pengarahan (Evans)
b.      Tata penyelenggaraan (Grager)
c.       Pelaksanaan secara efisien (Leffingwell dan Robinson)
d.      Manajemen (Littlefield dan Peterson)
e.      Pengawasan (Neuner dan Haynes)
f.        Pengendalian dan pengarahan (Nourse)
g.      Pengarahan dan pengawasan (Robinson)
h.      Pengarahan (Spriegel dan Davis)
i.        Perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian serta penggerakan (Terry).
            Dengan demkian, pada pokoknya manajemen perkantoran merupakan rangkaiaan aktifitas perencanaan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi, dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai penyelenggaraan secara tertib suatu hal.
            Edwin Robinson (Busines Organization and Practice, 1953) menyebutkan bahwa selain pekerjaan perkantoran, masih ada empat faktor lainnya yang tersangkut oleh manajemen perkantoran yaitu:
a.      Pegawai perkantoran,
b.      Material-perlengkapan,
c.       Persyaratan, dan
d.      Metode dari office work,
Menurut John H. MacDonald (Office Manajemen, 1947), fungsi office manajemen bertalian dengan enam hal sebagai berikut:
a.      Kepegawaian perkantoran (office personel)
b.      Metode perkantoran (office methods)
c.       Perlengkapan perkantoran (office methods)
d.      Faktor-faktor fisis dalam kantor (physical factors)
e.      Biaya perkantoran (office costs)
f.        Haluan perkantoran (office policies)

Mengumpulkan data atau informasi


·  PENGERTIAN DATA ATAU INFORMASI
1.       DATA
Data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi. Data dapat berupa angka, catatan, keterangan dan lain-lain yang diperoleh dari berbagai aktivitas kegiatan statistik ataupun sensus; dikenal sebagai ‘raw material of  information’.   Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat berceritera banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi. Jadi data dapat disimpulkan sebagai berikut ;
a.      Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi (data is the description of things and events that we face).
b.      Data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi (business data is an organization's description of things (resources) and events (transactions) that it faces).
c.       Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan  kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat  tertentu.    

Sebagai contoh, dalam dunia bisnis kejadian-kejadian nyata  yang sering terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang disebut  dengan transaksi. Misalnya penjualan adalah transaksi perubahan nilai barang menjadi nilai uang atau nilai piutang dagang. Kesatuan nyata (fact and entity) adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. Sumber dari informasi adalah data.
Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi. Hal tersebut dapat dilihat dalam contoh kasus sebagai berikut :
Didalam kegiatan suatu perusahaan, dari  hasil transaksi penjualan oleh sejumlah salesman, dihasilkan sejumlah faktor-faktor yang merupakan data dari penjualan pada suatu periode tertentu.
Faktur-faktur penjualan tersebut masih belum dapat memberikan informasi yang baik bagi manajemen. Untuk pengambilan keputusan bagi manajemen, maka faktur-faktur tersebut harus diolah lebih lanjut untuk menjadi suatu informasi. Sesudah diolah, akan dapat diperoleh informasi, antara lain mengenai :
a.       Laporan penjualan penjualan setiap salesman, yang berfungsi untuk  memberikan besarnya komisi dan bonus.
b.       Laporan penjualan setiap daerah, yang berfungsi untuk pelaksanaan promosi dan periklanan.
c.        Laporan penjualan setiap jenis barang, yang berfungsi untuk mengontrol  persediaan barang dan untuk mengevaluasi barang yang tidak atau kurang laku terjual.

2.       INFORMASI
Informasi dapat didefenisikan  sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Sumber dari informasi adalah data,  data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal atau data - item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian - kejadian dan kesatuan nyata.  Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
Jadi pada  intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi. Data dapat berupa angka, catatan, keterangan dan lain-lain yang diperoleh dari berbagai aktivitas kegiatan statistik ataupun sensus, dikenal sebagai ‘raw material of  information’. Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat berceritra banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi. Jadi  Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting dan memiliki kegunaan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Jadi  Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting dan memiliki kegunaan sebagai dasar pengambilan keputusan. Untuk memperoleh informasi diperlukan adanya data yang akan diolah dan unit pengolah. Transformasi data menjadi informasi dapat digambarkan dalam gambar berikut.

Data yang telah diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sebagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Siklus ini  disebut dengan siklus informasi (information cycle) atau ada yang menyebutnya dengan istilah siklus pengolahan data (data processing cycles).